Minggu, 24 April 2011

Long Weekend Penuh Cintaaa... lalalala

0 comments
Aihh,,, long weekend penuh cintaaa...
Eitss,, jangan salah paham dulu yaa.. Cinta yang aku maksud itu bukan cinta semacam "bertemu soulmate" atau sejenisnya (padahal aku berharap itu juga termasuk siii.... hihihihi). Tapi cinta yang berasal dari keluarga a.k.a cinta dari Papa, Mama, Adi sama Ari yang diwujudkan dengan kegiatan malam mingguan bareng-bareng... hehehe

Jarang-jarang loh malem mingguan sama keluarga. Biasanya adek-adekku pada punya acara masing-masing. Aku sendiri??yaahhh... sama seperti malem minggu sebelumnya,,, ngedate sama si acerita buat ngerjain "tesis yang belum kelar" alias ndekem di kamar...

Jadi ceritanya, dari pagi kita sekeluarga dah sibuk "korvey" alias bersih-bersih rumah, walaupun ada insiden bangun kesiangan (Aku, Adi, Ari), tapi tetep aja korvey dilaksanakan. Cuaca pun mendukung... cerah sumringah.... hehehe
Sayangnya, cuaca di sabtu malem gak bersahabat. Hujan rintik-rintik mulai turun dari sore,, mungkin sebagai compliment karena siangnya dah panas terik (jemur baju, sejam kering loohhh). Jadi males deh keluar rumah. Padahal awalnya si Papa punya rencana ngajak kita ke Taman Mini buat nonton pagelaran seni di anjungan Jogja. Undangannya dah ada pula di rumah. Sayang kalo gak dipake kan....

Akhirnya, setelah diskusi (berhubung di rumahku rata-rata bergolongan darah O,, proses diskusinya pun memakan waktu cukup lama _soalnya golongan darah O dikenal banyak pertimbangan_ *nama kerennya sih plin plan... hahahaha) kita pun jadi berangkat ke Taman Mini. Yah,, hitung-hitung ikut ambil bagian dalam melestarikan kebudayaan negeri sendiri... *versi anak bangsa. 
Versi sebenarnya:
Papa: "Ikut ke Taman Mini nonton Ketoprak gak mbak?" 
*sebagai informasi singkat: ketoprak disini adalah sejenis pentas drama,, bukan nama makanan yang terdiri dari ketupat, bihun, tahu goreng yang disiram bumbu kacang yaaa. Untuk info lebih jelas mengenai ketoprak ini bisa dicek disini atau kalau mau penjelasan panjangnya, bisa mampir kesini. cekidot lah Gan...
Aku  : "Ceritanya tentang apa?"

Papa: " Damarwulan Wisuda. Yang maen ibu-ibu semua loh mbak, bla bla bla", Papaku semangat banget cerita tentang Ketoprak yang mau pentas ini.

Aku  : "Ah,, tapi pake Jawa alus kan?Aku kan ngertinya Jawa kasar"

Papa: "ya sekalian belajar dong, masa orang Jawa nggak ngerti bahasa Jawa"

Aku  : " Oohh...iya juga ya", jawab dengan muka datar tanpa ekspresi. Keliatan kalo gak berminat untuk nonton.

Papa: "Kalo bawa undangannya, dapet souvenir loh mbak", kayaknya Papaku gak kehabisan ide nih... Dia tauu aja kelemahan aku _si tukang koleksi souvenir_ *pasti ini awalnya karena aku dulu pernah semangat dateng ke pameran cuman karena di pameran itu ngasih souvenir gratis...

Aku: "Oke... Aku ikut Pa!!!" denger kata souvenir, langsung sumringah...hahaha
Singkat cerita, aku sekeluarga akhirnya jadi juga berangkat ke Taman Mini. Sampai anjungan Jogja, dah banyak orang yang dateng. Dengan semangat 45, aku bawa dua undangan.. Eh,, pas sampe meja resepsionis,, ternyataaa.. tidak ada souvenirrr... huhuhuhu *korban iklan Papa...

Untungnya,, acara Ketopraknya lumayan seru. Kalo nggak, pasti sepanjang acara aku bakal ketiduran...hehehe. Bener nih kata Papa, yang maen ketoprak cewek semua. Aktingnya juga gak kaku. Secara umum, aku suka pentas seni ini.. *walaupun aku cuma ngerti sedikit bahasa jawa alus dan secara keseluruhan gak ngerti apa yang diomongin, tapi dari gerak-gerik dan logat bicara mereka, ditambah gambaran cerita yang dibagiin via selebaran sebelum acara mulai,, aku suka ketoprak yang dipentasin ini.
Malahan,, aku punya salah satu tokoh favorit di pentas itu, si ibu yang berperan jadi Minak Jinggo. Logatnya yang khas itu looohhh... bikin aku jatuh cinta... walaupun dia perannya antagonis *jarang-jarang aku suka sama orang yang perannya antagonis...

Walaupun gak dapet souvenir,, aku gak nyesel kok nonton acara ketoprak atau pentas seni lainnya. Malah aku nambah pengetahuan tentang cerita era Babad Tanah Jawa... Dan dengan ngelihat para aktor/aktris ketoprak meniru tingkah laku peran yang dimainkan,, aku ngerasa "mengenal" sosok yang mereka mainkan. Terutama, si Minak Jinggo itu... Kalo kata Mamaku: "Minak Jinggo itu jahat tapi bodoh, orang sakti yang meninggalnya karena senjatanya sendiri"

*Abis nonton ketoprak itu, banyak hal yang terlintas di pikiranku, kayak misalnya aku pengen banget belajar maen gamelan... atau aku langsung pengen googling tentang Minak Jinggo.. si tokoh antagonis yang logatnya "lucu" itu...

Jumat, 22 April 2011

Cooking Time: Ayam Kecap...

0 comments
Awalnya aku bingung manfaatin long weekend ini (22-24 April 2011). Ke pulau seribu??_Udah pernah_.... Berenang??_lagi "halangan"_... ke toko buku?_masih banyak buku yang belum dibaca_... Yahhh,,, daripada bingung,, mending nerusin pelajaran masak yang sering ketunda dehh...

Kali ini,, aku mau coba bikin ayam kecap versiku sendiri.. Kenapa ayam kecap?? ya karena aku sukaaa banget makan ayam kecap...hehehe

Bahan Utama:
Ayam
Tahu

Bumbu:
Bawang Putih
Lada
Kemiri
Kecap
Garam
Saus tiram (ini sih karena aku suka banget pake saus tiram di semua masakan yang aku buat..hihihihi)

Proses pembuatan:
  1. Cuci ayamnya, terus ditiriskan dan dikasih perasan jeruk nipis. diamkan selama 10 menit
  2. sambil nunggu jeruk nipisnya meresap di ayam, aku bikin bumbunya: haluskan lada, bawang putih dan kemiri (bisa pake blender atau ulekan,, aku sih lebih suka pale ulekan soalnya bisa sekalian olahraga,,,dengan mengulek bisa membuat lengan kita kuat...hahahaha)
  3. ayam yang sudah diberi perasan jeruk nipis digoreng ke dalam minyak panas. Tunggu sampai matang (jangan sampe gosong yak....)
  4. setelah ayam matang, tiriskan. Kemudian goreng tahu yang sudah dipotong persegi panjang. Setelah matang, tiriskan.
  5. masukkan bumbu yang sudah dihaluskan ke dalam minyak goreng panas (minyaknya cukup dua sendok makan)
  6. setelah bumbu matang, beri sedikit air, kemudian masukkan kecap dan saus tiramnya, aduk-aduk sebentar.
  7. masukkan tahu dan ayam goreng, aduk sampai bumbu tercampur rata.
  8. sajikan.

Result:

Walaupun tampilannya kurang meyakinkan,, rasanya cukup lahh buat seorang pemula kaya aku... hihihi
*selamat mencobaa..

Senin, 18 April 2011

Wanita Penyejuk Hati...

0 comments
Seorang sahabat nanya ke aku: "Udah sampai mana persiapan pernikahannya?" Jleebbb... Aku gak bisa jawab...  Cuma aku balas senyuman... Soalnya aku tahu kalau pertanyaan dia itu retoris alias gak perlu dijawab. Apalagi dengan hanya lihat senyumanku, dia dah tau jawabannya...

Beberapa hari kemudian,, waktu aku ketemu dia lagi, dia ngasih kado buku ke aku. Judulnya "Wanita Penyejuk Hati".

"Jadiin sebagai langkah awal kamu untuk persiapan yaaa. Jangan cuman dibaca terus manggut-manggut dan bilang oooo doang,, tapi diamalin juga lohh..." kata dia sambil senyum. "Siyap Ukh..." kataku sambil masukin bukunya ke tas ransel.

Sayangnya,,, karena aku lagi terserang "malas baca akut", pas abis bongkar isi tas ransel, tuh buku bukannya langsung dibaca eh malah aku taruh di meja dengan asumsi kalo ada di meja pasti aku baca karena keliatan. Tapi ternyata,, beberapa hari kemudian tuh buku dah gak keliatan lagi wujudnya karena ketimbun tumpukan buku yang dibalikin sama adekku.

Baru semalam aku beres-beres meja eh ketemu buku itu... *Maaf Mbakk,,, amanahnya belum aku laksanain niiii...

Buru-buru deh aku sobek plastiknya dan mulai baca....

Secara garis besar, buku ini menjelaskan bagaimana cara menjadi wanita yang bisa mendatangkan ketenangan bagi suaminya, yang bisa tetap beribadah kepada Allah SWT, yang melahirkan, mendidik, dan sanggup membesarkan anak-anaknya, wanita yang menyadari posisi strategisnya untuk memberikan lebih banyak kepada semua orang yang berada di sekelilingnya, wanita yang mampu membuat orang lain tersenyum karena keindahan budi pekerti yang terpancar melalui wajah dan bening tatapan matanya.

Hmmm,, "buku yang menarik" karena enak dibaca dan beberapa dapat langsung diaplikasikan sebelum berumah tangga...

Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantara kalian rasa kasih dan sayang (Q.S. 30:12)

Berdasarkan buku itu, Wanita Penyejuk Hati adalah wanita yang:

  1. tidak melupakan kodrat kewanitaannya
  2. memperhatikan prioritas
  3. logis dalam mengajukan permintaan
  4. tidak menyusahkan suami
  5. selalu menjaga penampilan
  6. bersikap bijak
  7. fleksibel dan belajar dari pengalaman
  8. menjaga kemandirian rumah tangga
  9. menjalin interaksi positif dengan keluarga suami
  10. selalu memelihara kebersihan
  11. sederhana dalam berhias
  12. tulus dan ikhlas
  13. tidak melampaui batas dalam bergaul
  14. tidak menganggap harta sebagai bukti kecintaan
  15. tidak berlebih-lebihan dalam makan dan minum
  16. teliti dan jeli, tidak pernah mengabaikan sesuatu
  17. meletakkan segala sesuatu di tempatnya
  18. tidak menyimpan keburukan orang lain
  19. tidak menghendaki kebaikannya selalu disebut
  20. daaann masih banyak lagiii resep-resep untuk jadi wanita penyejuk hati...
Resep-resep ini dapat diimplementasikan bagi seluruh wanita,, baik yang sudah menikah ataupun yang belum. Yukk kita berlomba-lomba jadi wanita penyejuk hati bagi orang-orang yang kita cintai...

Judul     : Wanita Penyejuk Hati
Penulis  : Ahmad Izzan
Penerbit: Oase Buku

Minggu, 17 April 2011

Ayahku (Bukan) Pembohong

0 comments
Alhamdulillah bisa nge-blog dari rumah... Setelah sekian lama si modem mati suri gara-gara gak ada pulsanya... hehehe

Ceritanya nih aku baru aja nyelesaiin baca buku terbarunya Kak Tere Liye yang judulnya "Ayahku (Bukan) Pembohong". Efek yang ditimbulkan abis baca buku ini sama dengan buku lain karya Kak Tere... yaitu.. bikin mata bengep-bengep dan sembab gara-gara sungai di sudut-sudut mataku mengalir deras selama baca tulisannya (Hafalan Shalat Delisa, Bidadari-Bidadari Surga, Rembulan Tenggelam di Wajah-Mu, Burlian, Pukat, Eliana).

Salut deh buat beliau karena tulisan-tulisannya jadi sumber inspirasiku... Aku nyebutnya "karya baik yang pantas diberi apreasiasi dan menjadi teladan"



Emang sih mayoritas ceritanya bukan "true story" macam Laskar Pelangi atau 9 Summer 10 Autumn... Tapiii,, walaupun hanya fiksi,, tetep aja bikin aku terinspirasi sama kisah-kisah yang ditulis Kak Tere ini...



Kembali ke buku "Ayahku (Bukan) Pembohong"....

Di buku ini, penceritaannya maju mundur,, kenapa aku sebut maju mundur?? Karena si tokoh utama "Dam" nyeritain dari sudut pandang dia,, bagaimana pendapat Dam tentang sang Ayah dan hal-hal yang Dam ingat tentang sang Ayah. Kalau diperhatiin, sebenernya cerita ini "cuma" seminggu...  Tapiii.. karena Dam-nya keseringan flash back,, jadilah ceritanya berumur puluhan tahun (gak termasuk cerita masa muda Ayahnya Dam yakkk).

Awalnya si Dam suka banget sama cerita-cerita Ayahnya tentang petualangan masa muda sang Ayah. Selama dua puluh tahun, hidupnya terinspirasi sama cerita-cerita sang Ayah.  Namun di suatu masa,, Dam berhenti mempercayai apa yang dikatakan oleh sang Ayah... Kenapa yak kok bisa tiba-tiba gak percaya??? (baca aja sendiri ya bukunya *soalnya disini udah banyak spoilernya...hehehe).




Karena itu pula, Dam gak suka saat si Ayah kembali menceritakan kisah-kisah yang udah pernah didengernya waktu kecil,, diceritain lagi sama Ayahnya ke anak-anaknya Dam. Dam gak mau anak-anaknya percaya sama semua cerita kakeknya. *another spoiler...



Saat yang paling mengharukan (bikin air mataku banjir jam 12 malem) adalah saat Ayahnya Dam "keluar" dari rumah Dam menuju tempat ibu Dam... huhuhuhu... nangis bombay deeehhhh.....

 

Bener-bener salut buat Kak Tere.... aku kasih 4.5/5 bintang dehhh... (kenapa bukan nilai sempurna 5/5??? isinya kurang bagus atau tokohnya gak konsisten??? bukaannn.. bukan itu... hmmm,,,, aku kasih segitu karena.... aku gak suka sama cover bukunyaa... hehehe *selera pribadi niii)

 

Terus berkarya ya Kak... *seri Anak Mamak masih kurang "Amelia" nih Kak.... can't wait for that last series.....

Minggu, 03 April 2011

Arisan di Pinggir Pantai...

0 comments
Pengen ke pantai liat sunset tapi gak mau keluar dari Jakarta??? Well,,, ancol bisa jadi salah satu alternatif lho.. Yah,, walaupun pantainya gak seindah Pantai Panjang dan lautnya gak sejernih Raja Ampat,, kita masih bisa nikmatin sunset pinggir pantai yang indah lohh...Soal bau yang gak enak itu?? Gampangg,,, cuekin ajaa... hehehe,, bukankah bau-bauan itu justru bisa membuat kita makin bersyukur sama Allah karena masih memberikan kita nikmat penciuman yang masih berfungsi dengan baik??hehehe... mengutip kata seseorang :Selalu ada alasan untuk bersyukur
Lah,,, jadi gak nyambung sama judul niii... *itu namanya prakata tauu... Owh okey,,, sekarang balik fokus

Sabtu kemarin aku baru aja dari Ancol setelah sekian lama gak kesana... Dan aku baru tahu ada kafe di atas laut (haduuhhh..kemane aje bu??hari gini baru tau ada "Le Bridge"??!!!). Jadi, kesana lah tujuan kami (enam orang temen SMP yang akrab karena sering ikutan kumpul-kumpul arisan,, padahal waktu SMP kenal pun enggak karena gak pernah sekelas).


Perjalanan dimulai jam dua siang lewat sedikit. Berhubung yang ikutan cuma sedikit (lima orang berangkat dari CP dan satu orang nyusul ketemuan di Ancol) makanya cukup satu orang yang bawa mobil *thanks to Eko yang dah bersedia minjemin mobil dan jadi supir :)

Di jalan, sedikit pesimis nih bisa liat sunset atau nggak, soalnya tol dari Cibubur-Tanjung Priuk kondisinya macet parahhh... (hari gini,,bahkan tol pun udah mulai padat... mungkin bener nih prediksi orang-orang kalau 2012 jalanan di depan gang rumahku pun bakal kena macet juga). Udah gitu, waktu  sampe daerah Kelapa Gading,, gerimis pula.. Akhirnya pasrah aja deh kalo ternyata gak bisa liat sunset... Mana si Eko sempet kelewatan pintu tol pula gara-gara keasikan ngobrolin dua bulan lagi mau arisan di Anyer atau Tidung (Yupp,,, bener guys,, tema ketemuan kita dual bulan lagi masih tetep pantai.. walau gak nutup kemungkinan buat ke Bandung....Ayo.. Ayoo.. daftar dari sekarang.... hehehe). Tau sendiri kan,, pintu tol berikutnya jaraknya lumayan jauuuhhh.... Makanya si Eko berkali-kali minta maaf.. *gyahahaha,, padahal bukan salah dia juga,, lha wong yang ngajak ngobrol ya kita-kita juga kok :)

Singkat cerita,, kita akhirnya sampai di Ancol dan langsung nyari spot buat gelar tiker dan makan bekel yang udah disiapin sebelum berangkat *horee... pikniikkk

Setelah puas makan bekel + ngobrol sana sini + jepret sana jepret sini + haha hihi gak jelas,,, kita memutuskan buat naik perahu.. Saat inilah aku sadar kalo si Eko adalah orang yang pantas buat jadi saingannya Burhan dalam hal tawar menawar... Ckckck.. Kalo kedua cowok itu dipertemukan,, aku yakin banget mereka bisa sukses buka bisnis jual-beli.. Bedanya,, klo si Burhan sadis nawarnya,, si Eko pake cara lebih ramah *tapi teteup ajaaa... harga nawarnya sama-sama miringgggg.... fiuuhhhh

Si abang perahu pun akhirnya luluh sama jurus mautnya Eko (abis nawar langsung ditinggal pergi gak noleh-noleh ke abang perahu) *aku yang was-was,, lahh kalo si abangnya gak rela kan bisa-bisa kita disuruh turun di tengah laut,, bisa gawatt ituu,, pelajaran renangku kan belom sampe "ilmu mengapung di laut tanpa pelampung"....

Alhamdulillah-nya ketakutanku gak terbukti,, yah walaupun si abang tetep aja matiin mesin pas di tengah laut buat narikin ongkos sewanya...tapi kita gak disuruh terjun ke laut kok.... Amaaannnn... :)

Jadi, sunset dapet,, naik perahu pun dapet.... semua senaanggg



NB: pasti pada nyesel deh yang kemaren gak pada dateng arisan.... foto-foto bahagia kita kemarin bakal kuapload segera... supaya kalian pada ngiri.... hahahaha

Kisah-Kisah Tengah Malam

0 comments
Ada buku bagus dari Mbah Edgar Allan Poe,, judulnya Kisah-Kisah Tengah Malam. Isinya adalah kumpulan cerita pendek terbaik karangan Mbah Edgar...


Di buku ini total ada 13 cerita yang menarik buat dibaca menjelang bobo. Sesuai dengan ciri kas mbah Edgar yang seneng bikin cerita bergenre horor/misteri/teror/suspens,, buku kumpulan ceritanya ini juga isinya cerita yang serem-serem juga. Gak percaya cerita serem?? bisa dilihat nih dari judul-judulnya:

  1. gema jantung yang tersiksa *my favourite.... :)
  2. pesan dalam botol
  3. hop-frog
  4. potret seorang gadis
  5. mengarungi badai maelstrom
  6. kotak persegi panjang
  7. obrolan dengan mummy
  8. setan merah
  9. kucing hitam
  10. jurang dan pendulum
  11. pertanda buruk
  12. william wilson *well,, judul ini si gak seseram isinya lhooo
  13. misteri rumah keluarga Usher *bukan...ini bukan keluarganya usher sang penyanyi RnB ituuu

Yah,,walaupun cerita-ceritanya gak seseram yang aku bayangin sebelumnya siii *gak mau ngasih spoiler ahhh...hehehe

Tapi buat bocoran sedikit,, ada salah satu cerita yang bikin aku justru ketawa ngakak padahal sebenernya cerita serem. Kenapa ketawa?? karena aku ngebayangin jadi si pelaku dan ada di suasana yang diceritain sama mbah Edgar :)


NB: recommended books buat yang pengen bacaan ringan tapi sedikit serem menjelang bobo

Jumat, 01 April 2011

Horeee.. Dapet Doorprize...

2 comments
Dalam rangka memperingati hari ultah kantorku,, biasanya suka diadain acara-acara yang selalu menyertakan doorprize untuk menarik minat pegawai. Aku, yang biasanya kurang beruntung kalo udah menyangkut doorprize ini, tiba-tiba dipanggil ke depan buat ngambil hadiah. pernah si waktu itu dapet doorprize tapi mesti dikerjain dulu a.k.a berusaha dulu. Nah, kalo yang ini bedaaaaa... Aku ngedapetinnya tanpa usaha sama sekali... Yah,, walaupun hadiah yang aku dapet melenceng dari yang aku harapkan... Hmmm,, emang bukan rezeki ku kali yaa.... Jadi inget hal ini:
Allah memberikan aku hal yang aku butuhkan,, bukan hal yang aku inginkan
Bener juga nih... Tadi pagi aku berharap dapet sepeda, padahal aku kan udah punya sepeda... Pantes aja harapanku gak terwujud...Daaaan,,, pas doorprize tadi aku dapet.... jreng jreng jreng
 USB HUB!!!!
 Kalo dilihat-lihat lagi, aku emang butuh USB hub buat di rumah. Soalnya, port USB di laptopku cuma ada tiga, sedangkan kalau aku lagi ngerjain tesis perlu colokan lebih dari tiga:
  1. port USB buat Mouse
  2. port USB buat si WD Passport putihku tersayang
  3. port USB buat flash disk ijo
  4. port USB buat MP4 player ijo (lagu2ku disimpen disana semua soale.....)
Tuh kan,, terbukti deh aku lebih butuh USB port daripada sepeda...
*itu artinya, kau masih akan selalu mendampingiku bluecycle si biru seksi yang setia nganterin dan nemenin aku olahraga tiap minggu pagi  ^^



Alhamdulillah-nya aku dapet USB hub yang berbentuk kepik hijauu... *tau ajah aku suka banget sama warna ijo.... seneng dehhhh... hehehe

NB: Besok kalo doorprize-nya mesin cuci, aku bakal berharap dapet mesin cuci ah... soalnya aku lagi butuh mesin cuci... hehehehe

Playlist