Kamis, 22 April 2010

Crab's Boy

0 comments
Di siang hari yang terik,,, aku menunggu sahabat-sahabat SMAku di sebuah halte. Rencananya hari itu kita mau berenang-renang dan main air seharian... Setelah bosan menunggu -salah satu persamaan antara aku dan sahabat2ku itu adalah hobi ngaret alias dateng telat- dan aku bosan main games di HP,,, iseng aku melihat sekeliling halte... pas nengok ke ke kiri, ada penjual minuman yang sibuk melayani pembeli yang mampir.... Gak menarik untuk kuperhatikan lebih lanjut... Nanti yang ada malah aku ikutan beli minum deh...hehehe... Pas nengok ke kanan,, gak ada apa2 yang menarik...cuman para penumpang yang hilir mudik silih berganti.... Akhirnya aku memutuskan buat baca komik aja deh... Baru beberapa halaman kubaca, terdengar suara anak kecil di belakangku... Penasaran akhirnya aku menoleh ke belakang dan ternyata aku nemuin hal yang menarikk perhatianku....

Apa ya?? Nih ada pict-nya...



Tanya: sedang apakah dia???
Jawab: nyebur ke kali lahhhhhh........ eh nyebur gotttt...


hehehe,,,bukan itu,,, ada yang lebih menarik daripada si anak nyebur ke kali yaitu:



Hmmmm... kira2 dia ngapain yaaa???
(main air??? pamerin kaos kutung ARMY-nya??? yang jelas sih bukan lagi mandi kan??......)

Sedikittttt benarr... tapi jawabannya bukan itu... Dia bukan lagi pamer kaos-nya,, nggak juga lagi mandi...... Semua pertanyaan tadi ada di gambar berikut ini:




Hehehe... gak keliatan ya?? hehehe..maklum... kamera hape-nya masih resolusi rendah... dah gitu pake acara candid pula... jadi deh gambarnya ngeblur gitu *alesaannnnn......

Jawabannya tuh ada di dalem ember kecil yang ada disamping si anak, yaitu : KEPITING...

Hmmm... aku sendiri penasaran,,ternyata di sungai kecil yang alirannya melewati depan Masjid Attin itu masih terdapat kepiting yang walaupun ukurannya terbilang kecil tapi jumlahnya banyakkkk...... Buktinya si anak itu udah berhasil ngumpulin seember penuh kepiting...

Iseng aku tanya,,buat apa kepitingnya..Mereka cuma senyum2 simpul dan menjawab "Buat makan Kak"... Haaahhhh???? buat makan??? itu kan kepiting got yang airnya pasti sudah tercemar karena berbagai limbah yang terkandung disana.... Dan tanpa mempedulikan wajahku yang keheranan,,mereka melanjutkan kegiatan mencari kepitingnya...

Setelah itu aku hanya memperhatikan mereka sambil berpikir,, kepitingnya buat makan siapa ya?? mereka sendiri atau hewan peliharaan??? atau justru malah dijual lagi ke pedagang ikan hias (di daerahku itu,,banyak tersebar pedagang ikan hias)... Bingung.....

Nggak lama,,sahabat2ku mulai bermunculan satu persatu dan mulai membuatku mengalihkan perhatian dari si anak2 pencari kepiting itu.... Dan dengan cepat pikiranku pun teralihkan ke acara main air bareng sahabat2ku....

-apapun yang kalian lakukan,,semoga bermanfaat ya Dek-

Over the rainbow

0 comments
Beberapa hari lalu sepulang kantor aku pengeeeen banget liat pelangi... Dah lama aku nggak liat pelangi soalnya... Setelah liat sana-sini akhirnya aku nemuin pelangi deket kawasan tempat tinggalku..gak terlalu jelas kelihatan sih,, tapi aku bahagia udah bisa liat pelangi... Rasanya Allah baik banget sama aku,,saat aku menginginkan suatu hal yang baik, Allah langsung mengabulkannya... hehehe...

Entah kenapa, aku jadi mengaitkan hal ini -soal keinginan melihat pelangi- dengan berbagai keinginanku yang lain... Aku jadi sedikit melakukan analisis soal permohonan-permohonanku. Aku ingat, ketika aku memohon suatu hal baik, maka Allah langsung mengabulkan...

Memang sih, ada beberapa permohonanku yang hingga kini belum terwujud dan kupikir itu karena diriku sendiri. Kenapa?? Ya karena aku merasa aku kurang berusaha dalam mewujudkan keinginanku itu,,, bukankah sudah selayaknya aku sebagai manusia itu berikhtiar untuk kemudian bertawakkal??? Dan soal permohonanku yang belum terwujud itu, aku sadar bahwa aku masih kurang berikhtiar....



*ada banyak ikhtiar yang harus kulakukan diiiringi tawakkal*

Kamis, 22 Oktober 2009

me VS pengemis

0 comments
hari pertama aku ngantor naik bus,,, aku melihat seorang nenek di perempatan Cilandak yang katanya nyasar dan ketinggalan bus. Akhirnya aku kasihan dan memberi uang padanya..... dengan harapan, nenek itu bisa kembali ke rumah dengan selamat.

hari berikutnya dan aku masih naik bus ke kantor, aku kembali bertemu nenek itu dan ia pun mengulang pernyataan yang sama dengan hari sebelumnya. Aku bingung, bukannya nenek itu tersesat??? Saat itu aku baru sadar bahwa dia seorang pengemis. Dan aku pun memberi uang lebih sedikit dari hari sebelumnya dengan harapan keesokan harinya dia sudah tidak beroperasi di perempatan Cilandak.

Beberapa hari kemudian, aku ngantor naik bus lagi dan bertemu lagi dengan nenek itu! kekesalanku padanya pun timbul dan aku berlalu di hadapannya tanpa mendengarkan ucapannya. Sayup-sayup kudengar dia menggerutu kecil di belakangku. Aku nggak peduli dia mau bilang apa karena aku masih kesal. Aku merasa tertipu oleh nenek itu. Dia menyalah artikan kebaikan orang lain.

Dan hari ini pun, aku kembali lewat di hadapan nenek itu dan dia langsung menggerutu padaku. Aku tetap cuek dan tidak mempedulikan nenek itu. Yang membuatku heran, dari sekian banyak orang yang lewat dihadapannya, aku merasa dia menggerutu hanya padaku? Apakah karena aku sudah malas memberinya sedekah????

Dalam pemikiranku, orang-orang yang mengemis tapi menipu seperti dia tidak layak untuk dikasihani karena cara yang dia gunakan salah. Aku lebih menghargai seorang kakek (pengemis yang juga sering kutemui) yang mengemis di pagi hari menggunakan pakaian bercorak loreng-loreng hijau di sekitar Cilandak-Fatmawati. Dia mengemis selagi lampu merah menyala dan dia memang terlihat lebih membutuhkan daripada si nenek aneh itu. Yang paling aku suka darinya, dia selalu tersenyum kepada siapapun. Entah orang itu memberi dia sedekah atau tidak. Berbeda sekali dengan si nenek, yang sering menggerutu bila aku tidak memberi dia sedekah..

Playlist